1/06/2012

just wanna share....

sepinya hari yang ku lewati
tanpa ada dirimu menemani
sunyi ku rasa dalam hidupku
tak mampu ku tuk melangkah

masih ku ingat indah senyummu
yang selalu membuatku mengenangmu
terbawa aku dalam sedihku
tak sadar kini kau tak di sini

engkau masih yang terindah
indah di dalam hatiku
mengapa kisah kita berakhir
yang seperti ini

hampa kini yang ku rasa
menangis pun ku tak mampu
hanya sisa kenangan terindah
dan kesedihanku

"klik",,, gak sengaja nyalain radio, pas.... banget lagi muter lagu ini, meuni enak euy lagunya jadi langsung ketik ketik aja di home nya eyang GOOGLE, ketemulah sama lagunya,, ternyata punya Sammy Simorangkir "KESEDIHANKU" :)
hmmm,,,,lanjut download ajah mumpung modem baru ngisi,, hahahha

kadang orang bisa histeris ya pas denger atau liat sesuatu yang katanya "gue banget", wajar sih, kalo liat fenomena kaya gitu tolong dimaklumi aja ya,,, cara orang mengekspresikan perasaan emang beda-beda, tapi satu hal yang harus semua orang tau perasaan itu datangnya dari hati, jadi yang tau gimana rasanya ya cuma hati, bahkan hati lebih peka dari mata lhoh,, percaya....


1/05/2012

Kamu dan Harapanku


Kisah macam apa ini Tuhan? Kadang aku suka bertanya seperti itu saat kamu datang kembali. Datang dan pergi, ya... itulah kamu dan hidupmu menari-nari dihidupku. Sering aku berpikir apakah aku hanya sebagai “penggembira” dalam hidupmu, ataukah kamu hanya ingin memastikan aku masih hidup atau tidak. Pasti salah satu hal ini pernah kamu pikirkan, bisa jadi malah keduanya,, heheheh

Ini sangat lucu, polanya selalu seperti ini. Dan kamu sedikitpun tidak bisa membuatku beranjak dari tempatku berdiri sekarang. Aku harus bertindak, tapi apa yang bisa kulakukan saat melihat polanya seperti ini? Datang... lalu hilang...

Mungkin kamu belum yakin, jadi aku tidak boleh menghakimi apa yang sekarang kamu lakukan padaku. Kamu juga dalam kesulitan sekarang, hatiku berkata “mengertilah”,, ya hanya dengan mengerti aku bisa sedikit melupakan sakitnya.

Aku bilang, selalu aku katakan ini “carilah yang terbaik”, karena aku merasa tidak lebih baik dari pilihan lain untukmu. Tapi kamu dengan segala hal yang tersirat selalu berusaha mengatakan bahwa “kamulah orangnya”. Jujur ini lebih sakit dibanding saat melihatmu selangkah demi selangkah berjalan maju mendahuluiku.
Tiap kakiku selangkah mengejarmu, kamu selalu mundur dua langkah, selalu seperti itu...

“Yakinkan hatimu dulu, kemudian datang padaku. Aku masih di tempat yang sama, tempat pertama kalinya kamu menjemputku. Apapun yang kamu katakan nanti, aku akan mendengarkan dan memahamimu meskipun mungkin hatiku sendiri yang terluka”.

"Jika yang kamu ambil bukan aku, jangan segan untuk berkata bukan agar aku tidak menunggumu lagi, segera setelah mendengar kalimat itu aku akan mengubah haluan hatiku agar tidak mengharapkanmu lagi".
Kamu memang harapanku, namun Tuhan mungkin punya kehendak lain untuk kita. sampai kamu berkata "ya" atau "tidak" aku akan tetap disini...


12/06/2011

Jadi, Gue atau Lo yg Jahat ????

hari ini gue bener2 berada dipuncak kekesalan dan kebencian. gue gak ngerti kenapa ada orang yang sebegitu lelet dan gak kreatif kaya gitu. dia memang sempurna, pertama kali lihat dia pasti terkagum kagum,, cuma masalahnya kenapa rasa itu jadi berubah setelah makin dekat ???
bahkan sampai hal2 kecilpun dia gak ngerti,, oh... mungkin lebih tepat kalo gue bilang mereka yaaaaa....
selalu  menampakkan wajah innocent,, memelas,, perlu dikasihani,, haaaahhhh,,,, gue bener2 benci sama kalian !!!! gue gak nyangka kalian tega kaya gini sama gue. orang yang gue hormati ternyata cuma kaya gitu,, OMG
Tuhaaaannnn,,,, kalo aja hari ini gue bisa teriak, pengen banget gue teriak sambil nangis didepan mereka. gue capek, kalian tau gak sih ???? dengan muka innocent yg selalu jadi tameng kalian, kesannya kenapa jadi kaya gue yang jahat banget sama kalian, kenapa ??? kenapa harus gue ??? kenapa kalian kaya gini sih ???
haaaaaahhhhhaaahhhh,,,, pengen banget ketawa kalo inget ada yang suka sama lo ??? gue selalu berusaha menyembunyikan lo,,
and hello Mr. X yang lagi tergila2 dan galau sama nih orang,, please look at her so deeply again. I don't care with your feeling, I don't respect with you, dan jujur aja ya gue bosen denger lo nanya2in dia, but why she must her ??? whyyyy ??? karena dia cantik ?? karena dia sempurna ?? wooyyyy...... bangun man,, kehidupan itu harus balance, dunia dan akherat, you know ???
dan sekarang gue udah bener2 nge-black list lo ,, kalo ada apa2 gak akan gue ngijinin lo nyentuh semua. muka innoncent kalian udah gak mempan buat gue,, ngerti ???!!!!
cukup buat hari ini Tuhan,, hati hamba sudah terlalu benci hari ini, hati hamba sakit.

12/04/2011

Desember ini masih sama, sama-sama hujan

"Bagaimana aku bisa mencari orang sepertimu?" 

Hujan selalu menyimpan tanda tanya. Kadang, hujan bisa juga menjadi jawaban. Dia membisu, datang malu-malu, tanpa isyarat dan kata, tiba-tiba dia mengguyur saja sesukanya, seenak hatinya. Seringkali hujan disalahartikan sebagai pembawa duka, sebagai sebab seseorang mengingat kenangannya, sebagai terdakwa yang menyebabkan seseorang takut akan takdirnya. Hujan buatku adalah penenang dalam kerinduan, pembawa air mata, dan pengingat rasa kehilangan. Selalu saja, sesuatu yang harus seseorang lupakan adalah sesuatu yang justru jauh tersimpan begitu dalam, kenangan.
***
Seorang pria, sederhana saja. Senyumnya menyimpan banyak tanda tanya, tatapannya mengganggu laju kerja otak, dan gerak-geriknya memaksaku agar tidak melewati setiap inci perpindahannya. Lalu, semua terjadi begitu saja. Saat sapa lembutnya menjaring nyata menyentuh gendang telinga, saat percakapan kecil yang tercipta berubah menjadi deretan narasi nyata, aku dan dia, mengalir begitu saja, seperti curah lembut hujan yang jatuh ke permukaan. Sederhana sekali, cinta memang selalu menuntut kesederhanaan.
***
Dia mengajariku banyak hal. Cara menari dalam hujan, cara tertawa dalam kesedihan, cara menghargai perbedaan, dan cara bermimpi walau dalam kemustahilan. Seringkali aku menatapnya dalam-dalam, menyelami sejuk matanya, tercebur dalam hatinya, lalu terpeleset dalam aliran darahnya. Aku sangat ingin menjadi bagian dalam setiap detak jantungnya, aku ingin ikut berhembus saat helaan nafasnya. Tapi, apa semua ingin dan harapku akan menyentuh kenyataan? Inilah yang disebut mimpi, selalu terlalu tinggi. Tahu-tahu, sosok dia menjadi sangat penting dalam setiap bangun pagi hingga tidur malamku. Sedetik, semenit, sejam, seharian, hanya dia saja yang begitu rajin menghampiri otakku. Aku ragu kalau dia tak punya kerjaan lain selain mengganggu pikiran dan imajinasiku. Ah, kala itu, cinta tak lagi menjelma menjadi sesuatu yang sederhana, berangsur-angsur tingkatannya berbeda, hingga ia menjelma menjadi dua kata, luar biasa. Perasaan itu tak lagi sekedar teman biasa, atau asisten praktikum, atau kakak tingkat, tapi dia berevolusi menjadi lebih dari itu semua.
***
Aaa! Hujan ternyata masih jadi peran antagonis, dia kembali mengingatkanku padamu! Kamu yang setahun ini meninggalkanku tanpa pamit, tanpa ucapan selamat tinggal, tanpa isyarat dan pengungkapan. Ah... berdosakah aku kalau masih saja memikirkanmu? Setahun lalu, hanya kau saja yang mengajariku menghargai rintik hujan, menghargai deras rindunya, menghargai butir-butir kenangan halusnya. Hujan kali ini, dia benar-benar mengingatkanku pada rasa kehilangan, tentu saja rasa yang begitu dalam. Hilang? Saat aku berniat untuk mencari, pasti aku akan menemukan. Tapi, bagaimana aku bisa mencari orang sepertimu? Dimana aku bisa menemukan seseorang yang mau berjanji untuk tidak meninggalkanku?
***
Desember, ya Desember, kamu pernah bawa aku ke bulan ini. melewati tanggal demi tanggal membuat kita semakin dekat (dulu aku merasa begitu), hingga akhirnya kini kamu lenyap. Ya... aku masih sangat jelas mengingatnya. Andai kamu tahu isi hatiku, tak apa jika tak bisa terus bersamamu setiap hari, karena melihatmu tersenyum padaku saja sudah cukup bagiku. Aku bisa menunggumu sampai waktu itu, aku bisa. 
Dan entah kenapa aku tetap mengagumimu dan mencintaimu dari sini, hingga kini ...








dwitasari.blogspot.com 

11/16/2011

Fixing a Broken Heart

"Relationships are like glass. Sometimes it's better to leave them broken than try to hurt yourself putting it back together." 
Broken Heart, suatu fenomena yang sangat biasa dan sering kali kita temukan. Terlalu biasa dan sering memang, tapi tetap saja memiliki pengaruh yang sangat besar. Ada yang bilang kalau lagi Broken Heart seakan-akan “hidup” sudah berakhir, oh come on guys remember that you have a broken heart not a broken life. Yah memang kalau lagi broken Heart semuanya pasti bakal kerasa kurang enak, marah, nangis,treak-treak, and yang paling penting bengong sendirian pun menjadi hobi yang luar biasa nikmatnya, yah intinya ada tulisan “Do Not Disturb!!” yang tak terlihat.
Tentunya gue juga pernah dan mungkin bakal ngrasain hal-hal yang begituan dalam hari hari mendatang (jangan sampe deh, I wish), bukan hanya pada masalah percintaan tapi mungkin pada masalah lain seperti kerjaan dan perkuliahan. Seperti kalimat yang gue kutip diatas, gue juga mengumpamakan hati itu sebuah “benda” seni indah, cantik, dan menarik yang terbuat dari kaca. Nah pada masa-masa broken heart ya bisa dianggap “benda” tersebut terbelah dua tiga empat lima atau sampai berkeping-keping. Jujur gue kurang setuju dengan pernyataan ini. Why?..hmmm ya masa si hati yang pecah ditinggalin begitu aja, mbok ya diperbaiki toh, kasihan ditinggal pecah gitu aja. Lagian ga ada salahnya toh berusaha mengumpulkan pecahan terus nyatuinnya kembali, yah untuk diri sendiri, dan kalaupun terluka ya itu resikonya, bersakit-sakit dahulu lah baru bersenang senang kemudian. So..Fix it guys!!. =)   
Look carefully guys, I’m using a “Fix” word. Fixing a broken heart doesn’t mean to make the heart back into it’s original fully 100% like new. When you fix it, there must be leave a scar on it, it can be removed, covered maybe, but the scar will never leave that place. You know why? In my point of view, that scar in not mean to be forgotten, it still there so in another time you’re checking your heart, you can remember it. It’s our job to make it (seen) beautiful again, not to be forgotten but it make us remember on the other days,, so we can take a lesson in order to not repeat it again on the other day :)
****** 
"Trying to forget someone you love is like trying to remember someone you never knew."–Anonymous
"It is better to have loved and lost, than never to have loved at all." - Alfred Lord Tennyson 
"Hearts will never be made practical until they are made unbreakable." - Tinman (Wizard of Oz) 
"There are things that we don't want to happen but have to accept, things we don't want to know but have to learn, and people we can't live without but have to let go." - Author Unknown

11/14/2011

jadi orang SUPEL.. siapa takut,,, ;)

Bertemu kawan baru? Pasti sering kamu alami kan dan gak jarang pula yang biasanya banyak ngomong ,cas cis cus lancar, tiba-tiba menjadi pendiam, grogi, bingung harus berbuat apa (ini aku banget deh intinya,, hahahaha),, nah... supaya kamu bisa tetap rileks dan gak salah tingkah, kehabisan bahan pembicaraan, aku punya beberapa cara yang bisa kamu lakuin,, (aku juga masih banyak belajar kok...)
     1. mulai pembicaraan dengan hal yang pasti
Sering terlintas dalam pikiran kamu,kalo kamu lagi ngomong sama kenalan baru (Jangan-jangan dikira sok kenal dan sok dekat) kamu bisa mulai pembicaraan dengan nanyain alamatnya, pekerjaannya, hobinya, atau hal lain yang udah pasti. tapi kamu jangan kecewa kalo kawan baru kamu cuma jawab "ya" dan "tidak" bahkan cuma diem aja. Anggap aja belum saatnya kamu dapat berkenalan. hindari pikiran yang negatif dan cobalah pada kesempatan lain.  
2. Jangan Pernah Mengkritik Diri Sendiri 
Ketakutan akan dinilai lawan bicara adalah hambatan yang terbesar untuk berbicara dengan orang lain. Dalam Psikologi dikenal dengan istilah " Self Criticism "(Kritik Diri). Ketakutan di atas merupakan wujud dari kritik diri yang berlebihan. Agar kamu bisa dapat berhasil bergaul dengan kawan baru maka kamu harus mampu mengendalikan kritik diri. 
3. Jangan Mudah Memuji 
Jangan sekaligus memberi kritikan sambil memuji seseorang misalnya kamu ketemu sahabat pena, lalu kamu katakan " Oh ternyata anda lebih cantik dari anda dulu ". Bisa saja dia menganggap bahwa dulu dia tidak pernah kelihatan cantik. 
4. Jangan Membicarakan Diri Sendiri 
Kamu akan dinilai ramah bila kamu memberi kesempatan kepada orang lain untuk berbicara. Berikan pertanyaan-pertanyaan singkat agar dia terpancing untuk bercerita,hingga kamu menemukan topik yang menarik dan disukai teman baru kamu. Tapi jangan sampai terkesan kamu sedang melakukan interogasi,karena bisa saja suasana akan menjadi rusak. 
5. Bahasa Tubuh yang Ramah 
Sikap tubuh yang menimbulkan penerimaan dengan senyuman dan keterbukaan akan menarik perhatian kawan baru kamu. Sebab dengan muka masam dan tangan yang dilipat akan mengurungkan niat teman baru kamu untuk berbicara dengan kamu.
6. Membagi Perhatian dengan Adil 
Bila pada saat yang sama kamu menjumpai beberapa kawan baru sekaligus,bagilah pembicaraan di tengah-tengah mereka dengan melibatkan berbagai topik. Jangan sampai pembicaraan kamu hanya terpusat pada satu orang. Sebab alangkah menyebalkan bila kamu diabaikan orang lain. 
7. Hindari Perdebatan 
Hindari pembicaraan yang dapat memancing perdebatan dan tidak mengenakkan pada lawan bicara kamu. Apalagi pembicaraan yang mengandung perbedaan Sara. lebih baik kalo bicarain hal- hal yang netral dan ringan-ringan aja.
8. Jadilah Pendengar yang Baik 
Bila kamu tidak tahu apa yang harus kamu bicarakan,dengarkan saja lawan bicara kamu. Berilah tanggapan dengan komentar-komentar yang segar, sehingga lawan bicara kamu merasa dihargai dan dihormati pembicaraannya. 
9. Seni Mengelak 
Bila kamu merasa kawan baru kamu adalah lawan bicara yang membosankan (hanya berbicara tentang bengkelnya atau hobinya dengan pertandingan tinju), maka saat dia sedang mencari-cari bahan pembicaraan selanjutnya kamu bisa berdalih,"maaf saya ada keperluan sebentar"atau alasan lain. Jangan sampai dia tahu bahwa kamu menghindarinya.
10. Sense of Humor 
Dengan rasa humor yang tinggi,suasana akan menjadi hangat dan menambah keakraban kamu. Kamu akan menjadi pribadi yang menarik dengan humor-humor ringan dan disukai lawan bicara kamu. Asal tidak menyinggung perasaan dan kamu tidak menjadi obyek yang ditertawakan terlebih sampai menyinggungb perasaan orang lain.



tes kecenderungan indera,, hayo hayo... kamu yang mana yaaa..... ????

Nah kini saatnya kita belajar tentang kecenderungan indera, ini penting buat ngerti sebenernya kepribadian kita tuh kaya apa sih.... Untuk tau karakter kamu, yuk isi instrument dibawah ini :

1. Jika ada tiga kamar tersisa di penginapan dekat pantai, saya akan memilih ruangan yang ……
a.    Mempunyai pemkamungan pantai tapi berisik
b.    Darisana terdengar suara pantai tapi tidak ada pemkamungan
c.    Nyaman, tapi berisik dan tidak ada pemkamungan
2.    Ketika saya mendapatkan masalah..
a.    Saya mencari alternative
b.    Saya membicarakan masalah tersebut
c.    Saya menyusun kembali detail-detailnya
3.    Ketika mengendarai mobil. Saya ingin di dalamnya…
a.    Terlihat indah
b.    Tenang
c.    Terasa nyaman dan aman
4.    Ketika harus menjelaskan suatu konser atau acara yang saya datangi. Pertamakali saya….
a.    Menggambarkan bagaimana suasananya
b.    Menceritakan bagaimana kedengarannya
c.    Mengekspresikan bagaimana rasanya
5.    Dalam waktu luang saya paling sering…..
a.    Menonton TV atau pergi ke bioskop
b.    Membaca atau mendengarkan music
c.    Melakukan suatu kegiatan fisik (berkebun, membuat kerajinan. Atau olahraga)
6.    Salah satu hal yang saya percaya setiap orang alami dalam hidupnya adalah..
a.    Melihat
b.    Mendengar
c.    Merasakan
7.    Dari kegiatan-kegiatan berikut ini saya lebih menghabiskan waktu saya untuk…
a.    Melamun
b.    Mendengarkan pikiran
c.    Menyegarkan perasaan saya
8.    Ketika seseorang mencoba meyakinkan saya sesuatu…
a.    Saya harus melihat bukti
b.    Saya membicarakan dengan diri saya sendiri
c.    Saya percaya pada intuisi saya
9.    Saya biasa bekerja dan berpikir…
a.    Dengan cepat
b.    Sedang-sedang saja
c.    Pelan-pelan
10.  Saya biasa bernapas dari…
a.    Dada bagian atas
b.    Dada bagian bawah
c.    Perut
11.  Ketika saya berada di kota yang masih asing bagi saya…
a.    Saya gunakan peta
b.    Saya Tanya arah-arah
c.    Saya percaya intuisi saya
12.  Ketika saya memilih baju, yang paling penting bagi saya…
a.    Saya terlihat sempurna
b.    Saya menunjukan jati diri saya sebenarnya
c.    Saya merasa nyaman
13.  Ketika saya memilih restoran, pertimbangan saya adalah…
a.    Restoran tersebut terlihat menarik
b.    Saya dapat mendengarkan suara saya sendiri
c.    Saya dapat merasa nyaman
14.  Saya membuat keputusan…
a.    Dengan cepat
b.    Sedang-sedang saja
c.    Pelan-pelan

Hitung jumlah jawaban kamu :
Total :
A         :
B          :
C          :
Jika lebih banyak jawaban A, maka kamu termasuk tipe Visual
Jika lebih banyak jawaban B, maka kamu termasuk tipe Auditori
Jika lebih banyak jawaban C, maka kamu termasuk tipe Kinestetik